Sebanyak 35 Daerah Sampaikan Gugatan ke MK Terkait Pilkada

man-headphones
Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Kemendagri)

zonalima.com – Proses Pilkada Serentak  pada 15 Februari lalu belum benar-benar dinyatakan selesai. Karenanya, menjadi hal yang wajar bila ada pihak dari pasangan calon yang tidak menerima hasil putusan perhitungan suara dari KPU Daerah terkait.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tahjo Kumolo mengatakan bahwa dari 101 daerah penyelenggara pilkada, sebanyak 35 daerah telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, MK masih melakukan klarifikasi lebih lanjut terkait gugatan tersebut, apakah memenuhi syarat atau tidak. Karenanya, Kemendagri akan terus menunggu hasil klarifikasi gugatan tersebut sambil terus melaksanakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) putaran kedua DKI Jakata.

“Ada beberapa daerah yang mengajukan PSU ulang. Jadi kita tunggu prosesnya seperti apa,” kata Menteri Tjahjo usai HUT Satpol PP dan Satuan Linmas pada Sabtu (4/3/2017).

Namun demikian, menurut Menteri Tjahjo, secara umum pelaksanaan Pilkada serentak di 101 daerah relatif aman dan tertib, meski masih ada beberapa hal yang belum sempurna, khususnya terkait dengan penggunaan hak pilih dan nama yang tidak terdaftar.

“Ini yang penting akan menjadi bahan evaluasi KPU dan Kemendagri untuk persiapan Pilkada dan Pileg, Pilpres serentak pada tahun 2018 dan 2019 mendatang,” tutur Menteri Tjahjo.

Sementara terkait dengan rencana pelantikan kepala daerah, Menteri Tjahjo berharap pelaksannaannya bisa dilakukan secara serentak juga. Namun, jadwal pelaksanaannya masih belum dipastikan karena masih harus menunggu hasil sidang Pilkada di MK selesai.

“Namanya Pilkada serentak, jadi pelantikannya juga harus serentak. Tapi kita masih tunggu hasil di MK dan itu semua tanggung jawab KPU untuk melaporkan seluruh kepala daerah terpilih,” ujarnya. (*)

Terpopuler

To Top