Utusan AS Pastikan Sisa Pasukan ISIS di Mosul akan Mati

man-headphones
Pasukan Irak berhasil menguasai Mosul Timur dan lebih dari sepertiga bagian di bagian barat. (Foto: AFP)

zonalima.com – Seorang utusan AS mengatakan kalau sisa tentasa ISIS yang saat ini berada di Mosul, Irak akan mati.

Brett McGurk, seorang pejanat senior AS yang kontra terhadap ISIS mengeluarkan peringatannya setelah pasukan Irak berhasil menutup jalan keluar terakhir dari Kota Mosul dan memerangkap pasukan ISIS di dalamnya.

Pasukan ISIS diketahui telah memasuki Mosul, kota kedua terbesar di Irak sejak 2014 lalu. Namun pasukan Irak telah berhasil merebut kembali kota tersebut dalam serangan panjang, selama beberapa bulan.

Pasukan Irak telah berhasil menguasai sisi timur Mosul dan berita terbaru, dengan dibantu oleh pasukan AS mereka berhasil memukul mundur pasukan ISIS sejak 5 Maret lalu dan berhasil mengambil alih wilaah tersebut, termasuk markas pemerintahan dan museum Mosul yang sebelumnya diduduki ISIS.

Sebuah kabar dari pejabat pertahanan AS menyebutkan pada pekan lalu bahwa ada sekitar 2.500 pejuang ISIS yang tersisa di Mosul dan Tal Afar, salah satu kota terdekat dari Mosul. Pertempuran pengambilalihan lokasi juga terjadi sepanjang akhir pekan.

“Hanya dalam semalam, kesembilan divisi militer Irak berhasil menutup jalan keluar terakhir dari Mosul,” kata Tuan McGurk kepada wartawan di Baghdad pada Minggu (12/3/2017).

“Setiap pejuang (ISIS, red) yang tersisa di Mosul, mereka akan mati di sana karena mereka terjebak,” lanjutnya.

“Jadi, kami tidak hanya berkomitmen untuk megalahkan mereka di Mosul tetapi juga memastika agar mereka tida bisa keluar dari sana,” tegasnya kemudian.

Sementara itu, Staf Mayor Jenderal Maan al-Saadi dari pasukan elit Irak mengatakan kalau lebih dari sepertiga pasukan pemerintah saat ini sudah kembali dari Mosul bagian barat. Ia menjelaskan bahwa pertarungan di wilayah tersebut lebih mudah dari pada di bagian timur yang hanya menghabiskan waktu hingga 100 hari sejak Oktober lalu dan akhirnya bisa ditaklukan pada Januari lalu.

Namun demikian, pihak kepolisian feeral dan unit respon cepat mengtakan kalau mereka kini telah memasuki wilayah Bab al-Tob yang berada di wilayah kota tua di mana pertarungan diperkirakan akan sulit karena banyaknya lorong-lorong kecil dan sempit yang harus dilalui oleh kendaraan lapis baja.

Sementara itu, juru bicara dari gabungan komando operasi Brigadir Jenderal Yahya Rasool mengakatakan dengan yakin kalau ISIS sudah melemah. Meski demikian, ia mengatakan kalau pertarungan tidak akan mejadi mudah hanya karena itu.

“Pertempuran ini tidak mudah, kita berjuang melawan musuh yang bisa bersembunyi di antara para warga dan menggunakan taktik booby-trap (perangkap booby, red), ledakan dan pelaku bunuh diri, dan operasi berlangsung dengan presisi untuk memastikan kehidupan masyarakat,” jelas Jenderal Yahya Rasool.

Sebanyak 600.000 warga sipil diperkirakan masih terperangkap di Mosul yang masih dikendalikan ISIS. Dalam sebuah laporan dikatakan bahwa pasukan Irak telah menemukan sebuah kuburan masal di  dekat kota tersebut.

Kuburan itu berisikan ratusan sisa tahanan sipil yang dieksekusi ISIS saat mereka masih menguasai wilayah tersebut, demikian dilansir BBC.

Baca juga berita aslinyd di sini. (*)

Terpopuler

To Top