Seorang Pengemudi Ditahan Setelah Menakut-Nakuti Bom di Gedung Putih

man-headphones
Agen Secret Service melakukan patrol di lingkungan Gedung Putih. (Foto: AFP/Getty Images)

zonalima.com – Berdasarkan laporan Secret Service US, seorang pria ditahan setelah melaju dengan mobilnya ke sebuah pos pemeriksaan di Gedung Putih pada Sabtu (18/3/2017) malam. Pria tersebut mengaku memiliki bom yang menyebabkan keamanan segera ditingkatkan.

Sementara itu, Presiden terpilih Donald Trump tengah berada di resornya, Mar-a-Logo di Florida saat kejadian berlangsung.

Secret Service yang menangani keamanan Gedung Putih mengatakan kalau pengemudi itu telah mendekti pos pemeriksaan yang terletak di 15th Street and E Street NW sekitar pukul 23:05 waktu setempat. Pria tersebut kemudian ditahan oleh pihak berwenang.

Kejadian menakut-nakuti kali ini adalah kejadian kedua setelah sebelumnya, seorang pria tidak dikenal telah melompati rak sepeda di zona penyangga di depan Gedung Putih.

Juru bicara Gedung Putih, Sean Spincer mengatakan dalam sebuah tweetnya bahwa orang yang tidak disebutkan namanya itu telah berhasil diamankan dan ia juga memberikan pujian kepada Secret Service.

Sebelumnya, mereka telah mendapatkan kritik karena telah berhasil membiarkan seorang tak dikenal melompati pagar pada 10 Maret lalu hingga penyusup itu berhasil mendekati gedung utama. Namun akhirnya ia berhasil diamankan.

Ia diketahui sebagai Jonathan Tran (26). Pria tersebut berhasil berada di lingkungan Gedung Putih tanpa izin selama sekitar 16 menit sebelum akhirnya di amankan.

Karena kejadian ini, Secret Service mengatakan telah mengambil langkah-langkah untukmmegera menghindari pelanggaran keamanan lebih lanjut akibat insiden ini seperti dilansir BBC.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top