Usulan Ahok untuk Nama Masjid Raya Daan Mogot

man-headphones
Ahok meninjau pembangunan Masjid Raya Daan Mogot, Jakarta Selatan pada Senin (6/3/2017) lalu. (Foto: Adrian Gilang/Jpnn)

zonalima.com – Masjid Raya Daan Mogot, menurut Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama, sebelumnya sempat diusulkan diberi nama Nurul Qamar yang dalam bahasa Indonesia berarti cahaya rembulan.

Namun pria yang karib dengan sapaan Ahok itu tidak lantas mengiyakan usulan nama tersebut. Menurutnya, pejabat di DKI yang mengusulkan nama tersebut ingin agar masyarakat tahu bahwa masjid tersebut dibangun pada era kepemimpinan Ahok.

“Ada pejabat di DKI usul nama Masjid Raya Daan Mogot dikasih nama Nurul Qomar supaya orang tahu kalau itu bapak (Ahok, red) yang bikin. Saya bilang enggak boleh,” kata Ahok di GP Ansor, Jakarta Pusat pada Jumat (7/4/2017) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Ahok menyatakan kalau pada akhirnya Masjid Raya Daan Mogot itu diberi nama Masjid KH. Hasyim Asyari.

“Kami kan mau tegakan ajaran rahmatan lil alamin, lebih cocok KH. Hasyim Asyari,” tutur Ahok.

Selain itu, di depan warga setempat Ahok juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan pembangunan kawasan wisata religi di Makam Mbah Priok yang menurutnya akan menghabiskan biaya hampir sebesar Rp. 50 miliar.

“Udah selesai desainnya. Akan jadi tempat destinasi religi paling baik,” kata Ahok lagi seperti di lansir Jpnn.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top