Gas Sarin dan Sejenisnya Ditemukan di Suriah

man-headphones
Dokumentasi saat pencarian korban longsor di Nganjuk, Jawa Timur. (Foto: Antara/Prasetia Fauzani)

zonalima.com – Dalam laporan terbaru yang dikatakan oleh kepala badan pengawas senjata global pada Rabu (19/4/2017) kemarin diketahui bahwa dalam pemeriksaan dugaan serangan kimia di Suriah, pihaknya menemukan adanya penggunaan gas sarin atau zat serupa.

“Sempel yang diambil dari 10 korban serangan di Khan Sheikhun pada tanggal 4 April lalu telah diperiksa di empat laboratorium berbeda dan hasilnya ditemukan paparan sarin atau zat serupa sarin,” kata Ahmet Uzumcu, Ketua Organisasi Pelanggaran Senjata Kimia (Prohibition of Chemical Weapons/OPCW).

Ia menjelaskan bahwa serangan yang dilakukan di kota yang dikuasai pemberontak di Provinsi Idlib itu diduga menggunakan bahan kimia dan dan merenggut sedikitnya 87 nyawa di mana banyak dari mereka adalah anak-anak. Potret dari korban jiwa dan korban luka yang beredar setelahnya pun memicu kegeraman dunia.

Uzumcu juga mengatakan kalau sampel yang diambil dari tiga korban tewas dalam serangan tersebut kemudian di analisis  di dua laboratorium yang telah ditunjuk OPCW. Sementara sampel biomedis lain dari tujuh orang yang dirawat di rumah sakit juga dianalisis di dua laboratorium lainnya.

“Rincian lebih lanjut dari analisis laboratorium akan menyusul kemudian, namun hasil analisis yang sudah diperoleh tidak terbantahkan,” kata Uzumcu lagi dalam pertemuan dengan badan eksekutif OPCW di kantor pusatnya di Den Haag.

Misi pencari fakta yang telh dibentuk OPCW siap untuk dikirim ke kota tersebut jika situasai keamanan sudah memungkinkan guna mengumpulkan lebih banyak sampel.

Sementara itu, dewan eksekutif akan melakukan pertemuan kembali untuk melakukan pemungutan suara mengenai rancangan keputusan yang sdang dibahas semikian diberitakan Antara.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top