Longsor, Jalan dan Rumah Warga Solok Tertimbun

man-headphones
Ilustrasi, proses pembersihan longsor dari badan jalan. (Foto: Kemendagri)

zonalima.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat berdampak pada terjadinya tanah longsor di wilayah tersebut yang akhirnya membuat sejumlah jalan di beberapa titik dan rumah seorang warga tertimbun.

Editorial, selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan mengatakan kalau material longsor yang terjadi pada Minggu (16/4/2017) lalu sekitar pukul 02:30 itu menimbun lima titik jalan provinsi yang menghubungkan Aro dengan Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan.

Sebanyak empat titik longsor itu berada di jalan lintas daerah Bukit Manggis, Kecamatan Sangir dan satu titik di Srikayan Talang, Nagari Padang Air Dingin, Kecamatan Sangir Jujuan. Menurut Editorial, material longsor menutup sebagian badan jalan sepanjang 10 hingga 20 meter, namun tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Kendaraan roda dua dan empat masih bisa melintas,” ujarnya saat dihubungi di adang Aro kemarin, Kamis (20/4/2017).

Selain menimbun badan Jalan, material longsor itu juga menimbun rumah seorang warga Sikayan Talang, Nagari Padang Air Dingin, Nursyam Rianto (43) hingga mengalami kerusakan ringan.

“Saat ini, alat berat kami sedang membersihkan material yang menimbun rumah warga itu,” katanya lagi.

Sementara itu, longsoran juga sempat menimbun saluran irigasi dan saat ini masih dalam proses pembersihan. Sementara untuk material longsor yang menimbun badan jalan, ia mengatakan kalau pembersihannya dilakukan setelah pembersihan rumah warga selesai.

“Semoga Minggu siang sudah selesai semua,” harapnya.

Sebagai informasi tambahan ia juga menjelaskan bahwa wilayah Sikayan Talang dan Bukit Manggis memang dikenal sebagai daerah yang rawan longsor karena dikelilingi oleh tebing dan perbukitan yang labil akan pergerakan tanah, demikian dilansir laman Kemendagri.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top