Katakan Makanan Tentara di Perbatasan Buruk, Prajurit Ini Dipecat

man-headphones
Tej Bahadur Yadav, tentara Pasukan Keamanan Perbatasan India. (Foto: Tej Bahadur Yadav)

zonalima.com – Seorang tentara India kehilangan pekerjaannya karena dianggap membuat tuduha palsu. Sebelumnya ia diketahui mengunggah sebuah video yang mengatakan kalau makanan yang didapat oleh para tentara di perbatasan negaranya dengan Pakistan berkualitas buruk.

Video yang diunggah oleh Tej Bahadur Yadav itu telah dilihat lebih dari delapan juta kali dan telah menimbulkan kemarahan di kalangan orang India. Dalam video tersebut, ia menuduh kalau makanan tersebut sangat buruk sehingga berkali-kali tentara pergi tanpa memakanya.

Terkait dengan keputusan pemecatannya, Yadav mengatakan kalau dirinya akan mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Yadav yang tergabung dalam Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) mengunggah video tersebut pada bulan Januari dengan isi video yang menunjukan roti bakar dan kacang lentil yang menurutnya hanya mengandung kunyit dan garam.

Terkait unggahan tersebut, pihak BSF menyatakan dalam sebuah surak kabar lokal kalau yang bersangkutan, Yadav, telah dipecat karena membuat tuduhan palsu dengan mengunggah foto di media sosial an untuk membawa dua telepon genggam.

Mereka juga mengatakan kalau membawa ponsel saat bertugas merupakan sebuah pelanggaran prosedur operasi standar dan juga mengunggah foto berseragam di media sosial merupakan hal yang bertentangan dengan instruksi.

“Ia dinyatakan bersalah atas semua dakwaan dan mendapatkan pemecatan dari dinas,” demikian pernataan tersebut. Sebelumnya, BSF menyatakan kalau yang bersangkutan memiliki beberapa keluhan dan telah menghadapi beberapa tindakan disipliner pada tahun 2010, demikian dilansir BBC.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top