Bunuh Snape, JK. Rowling akhirnya Minta Maaf pada Fans

man-headphones
JK. Rowling. (Foto: Denofgeek.com)

zonalima.com – Seperti diketahui, seri novel Harry Potter telah berakhir 10 tahun yang lalu dengan buku ketujuh yang berjudul Harry Potter and The Deathly Hallows. Namun demikian, sang penulis, JK. Rowling merasa masih ada yang mengganjal.

Ia mengungkapkan ganjalan itu kemarin, Selasa (2/5/2017) melalui akun twitter pribadinya. Di sana, ia membuat sebuah pernyataan dalam rangka memperingati pertempuran di Hogwarts yang menjadi klimaks dalam seri fantasi terkenal tersebut.

“Tolong jangan memulai perang twitt karena ini,” tulis Rowling dalam akun twitternya.

“Tahun ini saya ingin meminta maaf karena membunuh (berbisik).. Snape *lari ngumpet*,” lanjut novelis ternama dunia itu.

Seperti diketahui, Snape yang dimaksud Rowling adalah Saverus Snape, salah satu tokoh utama dalam tujuh seri buku Harry Potter. Meski ia adalah tokoh antagonis, namun banyak fans yang menyukai professor hebat dari sekolah sihir Hogwarts tersebut. Mereka yakin kalau ada kebaikan dalam hati Snape.

Dalam buku terakhir Harry Potter akhirnya terungkap bahwa sikap dingin dan jahatnya selama ini hanyalah sandiwara untuk melindungi Harry, sang tokoh utama. Sayangnya, kebahagiaan akan fakta tersebut diketahui justru ketika ia akhirnya tewas. Dan ini membuat banyak fans patah hati.

Karena itulah akhirnya, setelah 10 tahun berlalu Rowling mengucapkan permintaan maafnya karena sudah membunuh Snape, tokoh antagonis yang memiliki banyak fans di luas sana.

Sebagai info tambahan, ini bukanlah pertama kalinya Rowling minta maaf karena telah membunuh tokoh dalam bukunya. Pasalnya, sebelumnya ia pernah melakukan hal yang sama ketika Fred Weasly dan Remus Lupin gugur dalam perang Hogwarts, demikian dilansir Jpnn.

Baca juga beirta aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top