Surat Penangguhan Penahanan Ahok Sudah Diterima, Tapi Harus Tunggu Berkas PN

man-headphones
Terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di LP Cipinang pada Selasa (9/5/2017). (Foto: Ditjen Pemasyarakatan/Jawapos)

zonalima.com – Surat permohonan penangguhan penahanan basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah diterima oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Menurut Johanes Suhadi selaku Kepala Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, surat tersebut diajukan oleh pengacara dan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

“Surat permohonan diterima tanggal 9 Mei sore,” kata Johanes hari ini, Kamis (11/5/2017).

Ia juga menyatakan kalau permohonan penangguhan penahanan Ahok akan diserahkan kepada hakim yang memeriksa perkara kasus penistaan agama tersebut karena mereka yang memiliki wewenang untuk mempertimbangkan.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa saat ini belum ditetapkan oleh mejelis hakim yang menangani kasus tersebut di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. pasalnya, hal ini karen Pengadilan Tinggi menunggu berkas dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Setelah di-register di Pengadilan Tinggi, mudah-mudahan satu atau dua hari bisa ditetapkan. Diupayakan secepat mungkin,” ucap Johanes.

Seperti diketahui, papa tangga 9 Mei 2017 lalu majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok degan hukuman dua tahun penjara. Ia dinyatakan terbukti melakukan penodaan agama sebagaimana Pasal 156a KUHP, dan yang bersangkutan menyatakan bading terhadap putusan tersebut.

Setelah pembacaan vonis tersebut, ia segera dibawa ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur dan pada Rabu (10/5/2017) ia dipindahkan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, demikian dilansir Jpnn.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top