Sebuah Fosil Bayi Dinosaurus Terkenal Berhasil Diidentifikasi

man-headphones
Fosil ‘Bayi Naga Cina’ berukurn 38 centimeter dari hidung hingga ekor. (Foto: Darla Zelenitsky)

zonalima.com – Fosil bayi dinosaurus yang ditemukan di Cina lebih dari 25 tahun lalu akhirnya secara resmi telah diidentifikasi sebagai spesies baru dari dinosaurus berbulu.

Hewan seperti burung layang-layang yang dijuluki Baby Louis ini ditemukan dalam sarang telur dinosaurus. Ahli paleontology menyebutnya sebagai Beibeilong sinensis yang berarti ‘bayi naga Cina’.

Mereka mengatakan kalau itu adalah spesimen pertama yang dikenal sebagai dinosaurus yang mirip dengan burung raksasa yang termasuk ke dalam kelompok oviraptorosaurus. Meski fosil itu berupa fosil bayi yang masih kecil, bamun jika ia tumbuh menjadi dewasa beratnya diperkirakan bisa mencapai lebih daro1.000 kilogram.

Penemuan telur dinosaurus sering kali terjadi di Cina, Korea Selatan, Mogolia dan Amerika Utara, hal ini menunjukan bahwa Beibeilong mungkin sudah hidup sekitar 100 juta tahun yang lalu, demikian dikatakan oleh para peneliti.

“Distribusi geografis dan kejadian berlimpah telur Macroelongatoolithus tetap mennunjukan bahwa oviraptosaurus raksasa relatif lebih luas dan bahkan mungkin umum terjadi pada sebagian awal zaman kapur akhir. Meski sisa kerangka mereka langka dan belum diidentifikasi di banyak daerah,” demikian dilaporkan dalam Nature Communications.

Pada akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an, ribuan telur dinosaurus berhasil dikumpulkan dari daerah bebatuan di Henan, Cina oleh para petani setempat. Sayangnya, beberapa diekspor secara tidak sah, termasuk spesimen yang berakhir di Amerika.

Sementara kerangka bayi dinosaurus yang dikenal sebagai bayi naga Cina itu menjadi terkenal setelah seseorang memotretnya dan menjadikannya sebagai sampul majalah. Fosil tersebut akhirnya dikembalikan ke Cina pada tahun 2013 dan kini telah diidentifikasi secara resmi.

Di sisi lain, Dr. Steve Brusatte dari Universitas Edinburgh memberikan komentarnya, ia mengatakan bahwa telur tersebut memberi kita gambaran sekilas bagaimana beberapa dinosaurus terbesar dan teraneh ada dalam jumlah banyak dan pernah hidup.

“Bayangkan jika embrio tersebut tumbuh menjadi dinosaurus yang tertutup (bulu, red) seberat satu ton, pasti akan terlihar seperti Big Bird,” katanya.

“Dan mereka aneh, dengan bulu dan paruh tetapi tidak memiliki gigi,”

Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya diketahui kalau burung tersebut bisa tumbuh melebihi manusia dan memiliki berat sekitar 1.000 kilogram. Dari kerangka yang ditemukan di samping embrio tersebut diketahui juga bahwa ia adalah jenis telur dinosaurus yang paling dikenal.

Hal ini umum terjadi dalam catatan fosil dan menunjukan bahwa kemungkinan besar oviraptorsaurus memang hidup di masa kapur, demikian dilansir BBC.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top