Kemendagri: Soal Aktivasi E-KTP, Itu Hoax

man-headphones
Ilustrasi e-KTP. (Foto: Kemendagri)

zonalima.c om – Isu terkait aktivasi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el/e-KTP, -red) yang dicetak sebelum tahun 2013, dipastikan bukan bersumber dari Ditjen Dukcapil pusat, demikian dipastikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Mendagri Tjahjo juga mengatakan kalau pihaknya telah mencermati berita tersebut dan dipastikan bahwa berita itu mengandung banyak kebohogan atau hoax.

“Ditjen Dukcapil Kemendagri telah melakukan pencermatan terhadap berita tersebut dan kami pastikan bahwa berita tersebut bukan bersumber dari Kemendagri,” ujar Mendagri Tjahjo kemarin, Jumat (12/5/2017).

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa e-KTP yang dicetak sebelum ditetapkannya Undang-undang (UU) No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk) tetap berlaku seumur hidup. Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 101 huruf (c) UU tersebut.

“Dengan demikian, e-KTP yang sudah habis masa berlakunya tidak perlu lagi dilakukan aktivasi,” terangnya.

Selain itu, terkait dengan hal ini ia menyatakan kalau Dirjen Dukcapil Kemendagri dalam waktu dekat ini akan menerbitkan surat edaran ke seluruh Dinas Dukcapil daerah. Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana melakukan press release untuk diberitakan di media massa untuk menjelaskan kesalahpahaman agar tidak semakin luas.

“Ditjen Dukcapil Kemendagri segera menyiapkan edaran dan press release untuk disampaikan, mencegah hal ini meluas dan merugikan masyarakat,” tuturnya.

Tjahjo juga mengakui bahwa dari sekian banyak e-KTP khusus yang diterbitkan saat perekaman dan pencetakan masal tahun 2011-2012 lalu memang masiih ada yang tidak diikuti proses incode atau pengisian data kependudukan pada cip karena terburu-buru dikejar target.

“Untuk kasus seperti ini, jika dilakukan pembacaan melalui card reader, data yang bersangkutan tidak akan terbaca,” kata Tjahjo lagi seperti dilansir laman Kemendagri.

Baca juga berita alsinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top