Pemerintah Akan Terapkan E-Government di Daerah

man-headphones
Menteri Tjahjo Kumolo. (Foto: Kemendagri)

zonalima.com – Dalam pertemuan antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur, disepakati bahwa pemerintah akan melakukan percepatan penggunaan sistem e-government di lingkungan pemerintahan daerah.

Dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor Kementerian PAN-RB kemarin, Rabu (16/5/2017), Mendagri Tjahjo mengatakan bahwa tata kelola pemerintah daerah (pemda)belum semuanya memiliki peringkat yang baik. Berdasarkan penilaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), Mayoritas mendapatkan nilai C.

“Duitnya habis, tapi hasilnya tidak maksimal. Pak Jokowi minta ditingkatkan,” kata Mendagri Tjahjo.

Sementara jika menggunakan sistem e-government (electronic government), ia optimis bisa leih efisien dan efektif dalam menganggaran. Selain itu juga lebih transparan sehingga masyarakat bisa ikut memantau.

Dijelaskan juga oleh Mendagri bahwa dari 500 lebih kabupaten/kota yang ada di Indonesia saat ini, hanya seddikit saja yang sudah menggunakan sistem ini, seperti Kota Bandung, Kabupaten Banyuwangi da Kota Surabaya.

“Daerah lain tidak usah malu belajar ke kota tersebut. masa tiap tahun yang dapat penghargaan kota itu-itu saja,” pungkasnya.

Sementara Menpan RB Asman megaku kalau masih ada sekitar 370 daerah yang nilainya di bawah B dan hal ini perlu diperbaiki. Caranya tentu dengan memanfaatkan sistem e-government. Ditegaskan olehnya, bahwa mau tidak mau harus diaksakan menerapkan sistem tersebut atau akan ada sanksi moril.

“Bisa dengan sistem sharing 65 persen supaya ada efisiensi. Hanya 35 persennya dikembangkan daerah masing-masing,” tambah Asman seperti dilansir laman Kemendagri.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top