Terapkan Empat Aplikasi E-Gov Nasional Untuk Tekan Belanja IT Pemerintah

man-headphones
Menteri PAN-RB Asman Abnur (kanan) dan Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri). (Foto: www.menpan.go.id)

zonalima.com – Pemerintah berencana akan menerapkan empat aplikasi elektronik government (e-government) umum berbagi pakai untuk menekan tingginya belanja teknologi informasi dan komunikasi (TI) di lingkungan pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah (Pemda). Dalam kurun waktu 2014 – 2017, belanja anggaran TI pemerintah telah mencapai Rp16,76 triliun.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menilai tingginya belanja TI pemerintah itu sebagai akibat dari terbangunnya silo-silo sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang tidak terintegrasi karena instansi pemerintah membangun aplikasi sendiri-sendiri. Oleh karena itu, Pemerintah berinisiatif membangun aplikasi umum berbagi pakai sebagai aplikasi nasional untuk dapat diterapkan di kementerian, lembaga, Pemda, dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

“Sebagai langkah strategis efisiensi belanja IT Pemerintah dan percepatan penerapan SPBE, Kementerian PAN-RB, Kominfo, Bappenas, dan KSP sepakat untuk membangun empat aplikasi e-gov untuk diimplementasikan secara nasional,” kata Menteri PAN-RB Asman Abnur saat rapat kerja dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Keempat aplikasi e-government umum berbagi pakai yang dapat diterapkan secara nasional tersebut antara lain aplikasi kepegawaian untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan aparatur negara, aplikasi perkantoran elektronik untuk mempersingkat proses kerja dan memangkas biaya ATK, aplikasi penganggaran berbasis kinerja yang bermanfaat untuk mengoptimalkan efisiensi anggaran serta mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang/jasa pemerintah, serta aplikasi layanan pengaduan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia sebagai bagian dari LAPOR!-SP4N.

Asman pun meminta dukungan Mendagri untuk berkoordinasi percepatan SPBE tersebut di seluruh Pemda.

Mendagri Tjahjo Kumolo menyambut baik permintaan Menteri PAN-RB tersebut. Tjahjo meyakini penerapan empat aplikasi umum e-gov itu akan mendukung upaya efisiensi belanja Pemerintah dan akan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara signifikan.

“Kemendagri akan mendukung percepatan penerapan SPBE diseluruh Pemerintah Daerah,” kata Tjahjo seperti dilansir www.menpan.go.id. (*)

Terpopuler

To Top