Kemendagri akan Bahas Anggaran Pilkada dengan KPU dan Bawaslu

man-headphones
Menteri Tjahjo Kumolo. (Foto: Kemendagri)

zonalima.com – Sebuah pertemuan akan dilakukan antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan KPU dan Bawaslu bersama dengan perwakilan 171 daerah penyelenggara pilkada. Pertemuan ini dimaksudkan untuk menbahas koordinasi terkait anggaran Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Terkait hal ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengatakan kalau pemerintah akan berkomunikasi juga dengan KPU dan Bawaslu terkait dengan anggaran pilkada nanti. Pertemuan ini, menurutnya akan berlangsung pada bulan depan dan dalam pertemuan ini akan diundang juga perwakilan dari 171 daerah penyelenggara pilkada tersebut.

“Dalam waktu dekat, Kemendagri akan undang daerah, 171 daerah yang akan pilkada. Sekarang disisir dulu mana yang perlu dan mana yang tidak,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo kemarin, Kamis (18/5/2017).

Berdasarkan amanat yang terkadung dalam Undang-undang No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada disebutkan bahwa anggaran untuk kebutuhan pesta demokrasi menjadi tanggung jawab daerah. Jangan sampai karena masalah ini megganggu keserentakan jalannya pilkada, meski selama ini belum pernah sampai terjadi.

“Pengalaman sebelumnya tidak ada masalah, meskipun memang seret (anggaran dari daerah, -red),” ujar Mendagri lagi.

Namun untuk mengantisipasi kondisi seperti itu, kata Mendagri, maka ke depannya Kemendagri akan mulai mencarikan solusi dengan melangsungkan pertemuan dengan daerah secara intensif dan upaya yang bisa dilakukan adalah dengan cara menabung dana untuk kebutuhan pilkada.

“Tidak semua daerah mulai menabunng dengan mencicil biaya pilkada. Tentu akan merasa berat. Kita akan proaktif sejak awal. Kebanyakan daerah tidak nabung,” tambahnya.

Selain itu, Mendagri juga mengatakan kalau dirinya akan menyiapkan payung hukum untu daerah sehingga saat mereka menggelontorkan dana tidak mengganggu pembangunan dan belanja pegawai, tuturnya seperti dilansir laman Kemendagri.

Baca juga berita aslinya di sini. (*)

Terpopuler

To Top