Mendagri Jamin Kenaikan Dana Parpol Tidak Akan Jadi Area Korupsi

man-headphones
Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Puspen Kemendagri)

zonalima.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjamin kalau kenaikan dana parpol hingga hampir 10 persen yang dikhawatirkan akan menjadi lahan baru korupsi tidak akan terjadi.

“Kita harus berpikir positif, karena apapun rekrutmen presiden, DPR, DPRD kepala daerah itu adalah lewat partai politik. Jadi saya saya yakin partai tidak ada program korupsi, saya yakin pasti bersih. Yang ada oknum-oknumnya. Saya kira dipisahkan hal ini,” kata Mendagri.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menjelaskan bahwa kenaikan ini telah lama dilempar ke publik dan dikonsultasikan dengan KPK dan BPK. Mengenai besarannya telah ditentukan oleh Kemenkeu sehingga dipastikan tidak ada deal-deal barter dengan pembahasan RUU Pemilu yang saat ini masih belum mencapai titik temu.

“Tidak ada bagrgaining apapun. Membahas RUU Pemilu, yang kita bahas karena semangatnya musyawarah, semangat untuk mewujudkan sistem presidensial yang lebih efektif, efisien, berkualitas. Bantuan partai politik adalah tanggung jawab pemerintah,” paparnya.

Selain itu, Mendagri juga enegaskan bahwa kenaikan dana parpol ini telah diatur dalam PP 5/2009 dan tidak termasuk dalam hal yang diatur di RUU Pemilu.

“Tidak ada hubungannya dengan UU itu. Ini adalah PP. Dasar hukumnya PP. Yang bahas nanti antara pemerintah dengan badan anggaran,” jelas Mendagri.

Selain itu, kenaikan hampir 10 kali lipat pada dana parpol tersebut dinilai wajar oleh Mendagri. Hal ini karena nantinya akan digunakan untuk kaderisasi anggota parpol. Selain itu, nantinya publik yang akan menilai dan BPK yang akan mengaudit sehingga diharapkan bisa dipertaggungjawabkan dengan baik. (*)

Terpopuler

To Top