Surat Palsu Pengangkatan CPNS Kembali Beredar

man-headphones
Ilustrasi (Foto: Istimewa/menpan.go.id)

zonalima.com – KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membantah keabsahan surat berisi laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019 yang kini beredar di media sosial. Surat tersebut dipastikan palsu.

Dalam surat palsu yang ditetapkan pada 1 November 2017 lalu dan ditandatangani Menteri PANRB Asman Abnur itu, tertera formasi yang diajukan 533 dari pemerintah pusat dan daerah 104.290 formasi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman menegaskan bahwa surat yang beredar di masyarakat melalui medsos tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya alias hoak. Untuk itu masyarakat diminta lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya.

“Kami tegaskan bahwa surat yang berisi perihal laporan penetapan e-formasi bagi tenaga honorer adalah palsu dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Berkenaan dengan hal tersebut masyarakat harus lebih hati hati dan tidak mudah untuk percaya,” kata Herman di Jakarta, Selasa (9/1/2018) seperti dilansir menpan.go.id.

Herman mengatakan, berdasarkan Undang-Undang (UU) No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pengangkatan CPNS dilakukan melalui proses seleksi.

“Tidak ada pengangkatan CPNS dari tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak secara otomatis tanpa tes,” jelasnya.

Untuk itu, lagi-lagi Herman mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak serta merta percaya jika ada informasi terkait pengangkatan CPNS. Masyarakat juga diminta untuk selektif menerima informasi, serta mencari kebenarannya di website resmi Kementerian PANRB, menpan.go.id. (*)

Terpopuler

To Top