KPU Imbau Sosialisasi Pemilu Lewat Cara Kreatif

man-headphones
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman. (Foto. doc: kpu.go.id)

zonalima.com - KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Areif Budiman menyarankan jajarannya dari pusat dan daerah untuk melakukan inovasi sosialisasi pemilu dengan cara baru dan kreatif. Misalnya, dengan penggunaan air mineral seperti yang dilakukan KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Sosialisasi dengan cara menempel tagline kepemiluan dan tanggal mencoblos dalam kemasan air mineral diyakini bakal efektif mengingatkan pemilih.

"Kalau sosialisasinya pakai air semua itu menarik, pasti diminum orang, daripada kalau bapak ibu bagikan stiker poster sering kali dibuang, pandangan saya jangan pernah bikin poster terus bagikan di jalan, dia senang terima tapi kemudian dibuang, kalo bikin poster ditempel di RT RW tidak apa," kata Arief pada acara Rapat Pimpinan (Rapim) KPU, di Novotel, Semarang, Kamis (8/3/2018) kemarin.

Arief menganjurkan agar pola kampanye kepemiluan versi KU Provinsi Kepri itu perlu dimasifkan.

Pada rapim tersebut, turut digelar diskusi yang dibagi ke dalam tiga kelas (A,B, dan C). Terdiri dari Ketua dan Sekretaris KPU Provinsi/KIP Aceh dan seluruh Indonesia.

Peserta diajak membahas isu-isu strategis dalam diskusi yang diikuti Ketua, Komisioner, Sekjen, dan Jajaran Biro KPU. Kelas A diisi oleh Ketua KPU Arief Budiman, Komisioner Hasyim Asy`ari, Karo Tekmas Nur Syarifah, Karo Keuangan Nanang Priyatna, Karo SDM Lucky Firnandy Madjanto.

Pada kelas B diskusi dihadiri Komisioner Evi Novida Ginting, Viryan, Sekjen Arif Rahman Hakim, dan Inspektur Sekretariat Jenderal Adiwijaya Bakti dan membahas isu terkait evaluasi pelaksanaan timsel, pembentukan badan ad-hoc, dan penyediaan sarana prasarana pemilu. Menanggapi usul Ketua KPU Pusat, Komisioner KPU Viryan, mengatakan rapim harus menghasilkan keputusan strategis yang bisa menguatkan kelembagaan penyelenggara pemilu. "Rapim harus menghasilkan keputusan strategis, perlu kita kuatkan lembaga kita point-nya adalah penting pada satu hari ini kita bisa hasilkan rekomendasi bagi penguatan lembaga kita ke depan," kata Viryan.

Sementara itu, pada kelas C yang diisi Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Pramono Ubaid Tanthowi, dan Karo Perencanaan dan Data Sumariyandono. Dibahas isu ihwal kampanye, pengadaan logistik, persiapan dapil dan evaluasi sistem informasi.

Dalam diskusi, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengungkapkan, peran KPU Provinsi sangat penting. Terutama dalam fungsi pengawasan dan mensupervisi KPU Kabupaten/Kota yang berkoordinasi dengan gugus tugas ikhwal aturan kampanye.

"Tolong KPU dimonitoring Kabupaten/Kota-nya. Ini (kampanye) kompleksitasnya tinggi, mohon bijaksana," kata Wahyu. (*)

Terpopuler

To Top