Menkeu Beri Penghargaan Kepada Para Wajib Pajak Yang Taat Aturan

man-headphones
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: Ist/kemenkeu.go.id)

zonalima.com – MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyerahkan penghargaan kepada para wajib pajak atas pencapaian target penerimaan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wajib Pajak Besar di tahun 2017. Selain berkontribusi besar terhadap pencapaian target pajak, para wajib itu juga dinilai patuh terhadap peraturan perpajakan.

“Kontribusi yang diberikan dari para wajib pajak ini adalah sangat signifikan bagi keseluruhan penerimaan negara kita,” kata Sri Mulyani saat memberikan keynote speech pada acara Apresiasi&Penghargaan Wajib Pajak yang diselenggarakan oleh Kanwil DJP Wajib Pajak Besar Tahun 2018 di Aula Lantai 2 Gedung Dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat DJP Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Penghargaan kepada wajib pajak itu diserahkan langsung oleh Menkeu dan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak dengan didampingi oleh Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar dan Kepala KPP terkait. Dukungan seperti ini sangat penting mengingat para wajb pajak yang terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar adalah wajib pajak yang berskala besar sehingga permasalahan yang dihadapi juga seringkali sangat kompleks.

Tercatat sebanyak 31 wajib pajak yang mendapatkan penghargaan tersebut. Diantaranya, PT. Adaro Indonesia, PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk., PT. Astra Daihatsu Motor, PT. Bio Farma (Persero), PT. Bukit Asam Tbk., PT. Kaltim Prima Coal, PT. Pertamina (Persero), PT. Pupuk Indonesia (Persero), PT. PLN (Persero), PT. Pegadaian (Persero), PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT. Unilever Indonesia Tbk., dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“Saya telah meminta kepada Pak Dirjen dan seluruh jajarannya agar profesionalisme kita juga makin ditingkatkan, kemampuan kita untuk bisa melayani dan untuk bisa jalankan tugas tanpa teman-teman semua di dunia usaha merasa khawatir atau terintimidasi,” kata Sri Mulyani seperti dilansir kemenkeu.go.id.

Melalui penghargaan seperti ini, kata Sri Mulyani, para wajib pajak dapat lebih bersemangat untuk melaksanakan hak dan kewajibannya serta berkontribusi dengan lebih baik di tahun 2018. Sekaligus, menjadi penyemangat bagi para wajib pajak lain untuk bisa mendapatkan penghargaan yang sama di tahun depan.

“Semoga kerja sama yang baik ini terus menerus bisa diperkuat, karena negara yang maju adalah negara dimana trust atau kepercayaan antara pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat itu terjaga dan diperkuat,” ujar Sri Mulyani. (*)

Terpopuler

To Top