Sipoldagri Efektif Tangkal Hoaks

man-headphones
Bimtek Aplikasi Sipoldagri di Palu, Sulteng, Senin (12/3/2018). (Foto: Ist/zonalima.com)

zonalima.com – DIREKTORAT Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Politik Dalam Negeri (Sipoldagri). Keberadaan Sipoldagri ini diharapkan efektif menangkal informasi hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya informasi terkait situasi politik dalam negeri.

“Aplikasi ini diharapkan sebagai alat kontrol berita hoaks agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi informasi yang tidak benar,” kata Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan, Budi Prasetyo, SH., MM., pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Politik Dalam Negeri yang dihadiri jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Barat (Sulbar), dan Gorontalo di Palu, Sulteng, Senin (12/3/2018).

Budi mengatakan, informasi yang ada pada aplikasi Sipoldagri hendaknya dilaporkan secara cepat dan berkesinambungan. Mengingat tahun 2018 adalah tahun politik dengan digelarnya Pilkada Serentak 2018 dan dimulainya tahapan Pemilu Serentak Tahun 2019.

“Dengan input data dalam aplikasi Sipoldagri ini masukan informasi terkini perihal dinamika politik memudahkan pemerintah mengambil langkah koordinasi untuk menjawab masalah di daerah yang perlu segera diambil kebijakan dalam rangka pembinaan dan pengawasan di provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Budi.

Bimtek Aplikasi Sipoldagri ini turut menghadirkan sejumlah pembicara. Diantaranya, August Mellaz dari Direktur Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), Kasubdit Implementasi Kebijakan Politik Ditjen Polpum Kemendagri, Drs. Bangun Sitohang, MM., Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Sulteng, dan tim aplikasi Sipoldagri dari Pusdatin Kemendagri, Pirtondi Marurat.

Bangun Sitohang mengatakan, aplikasi Sipoldagri dimaksudkan untuk memudahkan orang dalam mencari informasi tentang perkembangan dinamika dan situasi politik dalam negeri. Ke depan, aplikasi ini nantinya diharapkan dapat menjadi sumber data bagi masyarakat terkait data perkembangan politik dan partai politik (parpol). (*)

Terpopuler

To Top