Mendagri Tegaskan Jokowi Berkomitmen Bangun Wilayah Perbatasan

man-headphones
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. (Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com - MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen membangun kawasan perbatasan. Wilayah tersebut menurut merupakan wajah beranda terdepan Indonesia serta harus lebih baik dan bermanfaat.

"Pak Jokowi ingin semua perbatasan dibangun. Pak Jokowi ingin dari ujung Rondo, Natuna, Skouw, seluruh perbatasan bagus dan ada manfaat bagi masyarakat sekitar," kata Tjahjo saat meninjau Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Minggu (15/4/2018).

Tjahjo yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melanjutkan, kunjungan Jokowi hingga delapan kali ke Papua menjadi bukti kepedulian mantan Gubernur DKI tersebut.

"Pak Jokowi sudah sekitar 8 kali berkunjung ke Papua. Ini bukti nyata tekad Pak Jokowi peduli dengan masyarakat Papua," imbuh dia.

Sota ialah wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini. Dan di wilayah itu terdapat Pos Lintas Batas (PLB). Pemerintah, imbuh Mendagri, segera membangun beberapa infrastruktur pada kawasan itu. Misal, puskesmas, rumah sakit, markas pamtas dan sejumlah instansi pelayanan publik.

Turut hadir mendampingi Tjahjo dalam kunjungan diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) BNPP Widodo Sigit Pudjianto, Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze. "Di Sota ini terbuka tapi nyaman. Di sana (Skouw) ketat tapi tidak nyaman," ujar Bupati Merauke.

Rombongan Mendagri tiba di Bandara Mopah Merauke sekitar pukul 7.30 WIT, Minggu (15/4/2018). Jarak tempuh menuju Sota dari pusat kota sekitar 1,5 jam perjalanan.

Kondisi infrastruktur jalan di kawasan tersebut sudah diaspal dan terdapat beberapa yang berlubang di beberapa titik.

Memasuki wilayah Sota, terdapat bangunan bernama Taman Sota atau Taman Merah Putih. Terpampang pula slogan-slogan "Bahasa Indonesia Penjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI" lalu "Aku Cinta Indonesia, Izakod Bekai Izakod Kai" yang bermakna "Aku Cinta Indonesia, Satu Hati Satu Tujuan", tertera dalam bentuk prasasti.

Terdapat pilar Meridian Monument (MM) yang menjadi penanda perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Kawasan tersebut memiliki 53 pilar perbatasan dan salah satunya tugu 0 KM Merauke-Sabang. (*)

Terpopuler

To Top