Kendala Jaringan Kadang Sulitkan Perekaman Data KTP-el

man-headphones
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. (Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com - MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan kendala jaringan (koneksi) internet kadang menyulitkan perekaman dan penerbitan KTP Elektronik (KTP-el) bagi warga yang akan membuatnya.

Kondisi itu terlihat saat ia melakukan kunjungan kerja ke Merauke, Provinsi Papua, Senin (16/4/2018).

Tjahjo sempat duduk di sebelah petugas perekaman, mengecek komputer untuk memasukkan data e-KTP. "Masalah jaringan. Disini saja telkomsel kadang nyala, kadang tidak. Kalau sepanjang itu ada gangguan-gangguan mohon dimaafkan, kalau bisa lebih dari satu jam," kata Tjahjo pada wartawan.

Mendagri melanjutkan, kendala lain yang kerap ditemui yakni minimnya alat. Akibatnya proses perekaman dan penerbitan kartu identitas digital kadang lebih dari 5 menit.

"Alatnya enggak banyak, jadi agak lama dikit," kata Tjahjo kepada seorang warga yang sedang melakukan perekaman  KTP-el.

Saat mengunjungi salah satu lokasi pembuatan KTP-el yang berlokasi di kantor Bupati Merauke, Tjahjo didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) I Gede Suratha dan Sekretaris Daerah Merauke Daniel P.

Mantan Ketua Fraksi PDIP DPR RI itu sempat menyarankan pada warga yang kesulitan tanda tangan karena baru belajar tanda tangan untuk menuliskan namanya saja di kolom tanda tangan pada KTP-el.

Proses perekaman dan penerbitan KTP-el warga itu rampung tak sampai dua menit.

"Belum bisa tanda tangan. Baru belajar. Yang mudah saja, nama saja tulis," kata Tjahjo kepada warga yang sedang merekam datanya di ruang perekaman kantor bupati. (*)

Terpopuler

To Top