Daerah Otonom Didorong Percepat Akselerasi Pembangunan

man-headphones
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. (Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com - MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap daerah otonom bisa mempercepat akselerasi pembangunan. Dan upaya untuk memajukan kawasan itu bisa dirasakan oleh masyarakat.

Melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Tjahjo memastikan terus memonitor progres daerah otonom. Caranya dengan melakukan evaluasi, misal terhadap penggunaan anggaran yang lebh efektif dan efisien.

"Ditjen Otda Kemendagri tiap tahun terus melakukan evaluasi, anggarannya, efisiensinya, dari sisi percepatan pembangunan, dari sisi bagaimana menggerakkan masyarakatnya, mengorganisir masyarakatnya, diulang tahun yang ke lima ini juga sukses, " kata Tjahjo usai menghadiri acara hari jadi atau hari ulang tahun Provinsi Kalimantan Utara ke 5, di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin (23/4/2018).

Terkait pelaksanaan pilkada di kawasan tersebut yang berjalan lancar, Mendagri mengapresiasi hajatan demokrasi pada daerah itu. Meski ada riak, tapi seluruhnya berlangsung cukup sukses. "Pilkada serentak kemarin (sukses). Dan mulai tahun ini sudah diputuskan oleh Kemendagri bahwa (Kaltara) sudah penuh sebagai daerah otonomi. Saya kira ini lebih maju kedepan supaya lebih cepat maju," katanya.

Saat ditanya, tentang usulan pemekaran atau daerah otonom baru Pulau Nunukan dan Sebatik, menurut Tjahjo, yang hingga sekarang belum bisa ditindaklanjuti. Tjahjo menegaskan, kebijakan moratorium belum dicabut. Apalagi, sekarang usulan pemekaran jumlah sudah cukup banyak.

"Saya kira belum dulu karena yang daftar 314 (usulan). Saya kira semua prioritas," kata Tjahjo. Sementara terkait dengan tapal batas, kata Tjahjo penyelesaian tentu dilakukan bertahap. Apalagi, Kalimantan Utara misalnya wilayahnya cukup luas.

"Ini (penentuan tapal batas) terus bertahap. Ini (Kaltara) kan luas, disini aja 2 setengah kali pulau Jawa. Tapi semua sudah akan dipersiapkan dengan baik. Termasuk soal desa tertinggal, nanti dibahas. Yang penting membangun dari pinggiran itu semua aspek di pedesaan, desa tertinggal itu menjadi skala prioritas," kata dia. (*)

Terpopuler

To Top