Kepala Daerah Diimbau Sering Kunjungi Dinas Dukcapil

man-headphones
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagi, Zudan Arif Fakrulloh. (Ist. dukcapil.kemendagri.go.id)

zonalima.com - DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengimbau bupati/walikota untuk mengunjungi pelayanan Dinas Dukcapil. Hal itu dimaksudkan sebagai pengawasan terhadap pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).

“Saya mohon ijin minta tolong Pak Bupati, Pak Walikota, Pak Wakil, Bapak sering tengok-tengok Dukcapilnya”, kata Zudan di Manado, Senin (23/4/2018).

Imbauan itu disampaikan saat Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dihadiri Bupati/Walikota dan Kepala Dinas Dukcapil se-Sulut.

Hadir pula Direktur IPDN Kampus Sulut Noudy Tendean, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sulut Edison Humiang, Direktur Bina Aparatur Dukcapil Joko Moersito, Direktur Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan David Yama, serta para Praja IPDN Kampus Manado. “Tolong rekan-rekan Kadis Dukcapil siapkan kantornya dengan baik, agar bupati/walikota nyaman kalau menengok. Jadi saya minta tolong kantor dan layanannya juga dibaguskan,” imbuh Zudan.

Menurut Zudan, perhatian tersebut bisa memastikan kelancaran pelayanan Adminduk. Sehingga hambatan selama ini yang dihadapi jajaran dukcapil daerah bisa langsuung teratasi. Kehadiran negara bisa diperlihatkan lewat pelayanan prima Dukcapil.

“Ini cermin kehadiran negara (melalui) Puskesmas, rumah sakit, Dukcapil, PTSP. Katakanlah saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya, kalau kantor Bappeda jelek itu gak apa-apa, karena itu gak ngurusin rakyat secara langsung,” kata dia.

Meski begitu, pelayanan kantor pemerintahan bakal tambah bagus bila dibarengi dengan kondisi gedung yang menunjang.

“Tapi kalau bisa kantor Bappeda-nya bagus, kantor Sekda ya bagus, kantor Dukcapil ya bagus, rumah sakit umum daerah ya bagus, Puskesmas juga bagus. Ini cita-cita kita. Kehadiran negara harus ditunjukkan melalui pelayanan publik,” kata Zudan. (*)

Terpopuler

To Top