Mendagri Hormati Usulan Ketua DPR

man-headphones
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com - USULAN Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang perumahan DPR diganti dengan uang diapresiasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Tjahjo menyatakan usulan itu niatnya baik dengan pertimbangan banyak anggota DPR yang tak menempati rumah dinas. Meski begitu, keberadaan perumahan bagi anggota DPR masih perlu.

"Pendapat Ketua DPR terkait rumah dinas anggota DPR diganti uang perumahan niatnya baik dengan pertimbangan banyak rumah dinas anggota DPR yang ternyata tidak dipakai anggota DPR karena mungkin sudah punya rumah pribadi di Jakarta," kata Tjahjo, di Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Demi efisiensi, lanjut Tjahjo, Ketua DPR mengusulkan penggantian uang lantaran jarang digunakan serta jarangnya rumah dinas digunakan. Tjahjo memahami usul itu. Tapi, tak semua anggota DPR memiliki rumah di Jakarta. Anggota DPR juga pejabat tinggi negara.

Pemerintah, imbuh Tjahjo, berkewajiban menyiapkan dan memfasilitasi hak protokoler selain rumah dinas. Mendagri menyontohkan, mobil dinas, ruang kerja dan staf ahli.

"Yang saya pahami ruang kerja anggota DPR belum memadai masih setingkat ruang kerja esselon 2. Jadi rumah dinas menurut saya wajib disediakan. Soal dipakai atau tidak ya terserah masing-masing anggota DPR. Usul tersebut bisa saja dibahas dalam raker DPR komisi terkait," katanya.

Prinsipnya, keberadaan rumah dinas bagi anggota DPR yang berlokasi di Jakarta tentunya sangat bermanfaat bagi anggota parlemen yang tak memiliki tempat tinggal di Jakarta. "Anggota DPR kan banyak orang dari daerah seluruh Indonesia yang tentunya tak punya rumah semua di Jakarta," kata Tjahjo. (*)

Terpopuler

To Top