Panwaslu LN Miliki Tantangan Besar

man-headphones
Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Luar Negeri perwakilan Perth, Sydney, Australia. (Foto. Ist/bawaslu.go.id)

zonalima.com - PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Luar Negeri memiliki tantangan besar dalam mengawasi tahapan Pemilu.

Hal itu diutarakan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Mochammad Afifuddin usai melantik Panwaslu perwakilan Perth, Melbourne, dan Sydney di Perth, Australia, Senin (7/5/2018).

“Tentu saja tantangan ini berbeda dengan pengawas yang ada di dalam negeri,” kata Afif. Tantangan itu, imbuh Afif, misalnya, adanya warga yang overstay (melebihi batas ketentuan bermukim), tidak punya KTP elektronik namun memiliki paspor, belum terdaftar di DPT, mahasiswa yang pulang pergi tidak melapor, dan lain sebagainya.

“Maka Panwaslu Luar Negeri yang sudah dilantik ini harus dapat bekerja sama satu sama lain untuk mewujudkan Pemilu yang lebih baik, khususnya di wilayah perwakilan Indonesia di luar negeri,” kata dia.

Pelantikan juga dihadiri Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja serta Kepala Perwakilan Konsulat Jenderal RI untuk Australia Barat di Perth Dewi Gustina Tobing. Pasca melantik, juga dilakukan pembekalan oleh Anggota Bawaslu RI dalam hal pengawasan dan penanganan pelanggaran. (*)

Terpopuler

To Top