Nasib Negara Ditentukan Lewat Pemilu

man-headphones
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman. (Foto. doc: kpu.go.id)

zonalima.com - PELAKSANAAN Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan mekanisme untuk menentukan arah kehidupan suatu negara. Hal itu dikatakan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Suwarto yang menegaskan tiap lima tahun sekali masyarakat diberikan hal untuk menyuarakan

lewat proses pemilu.

"Kita semua termasuk mahasiswa berkesempatan berpartisipasi dalam pemilu untuk menentukan arah kehidupan bangsa," kata Suwarto saat mengisi acara KPU Goes to Campus (KGTC) di Aula Soemardjito Jumat (11/5/2018).

Menurut Suwarto, melalui pemilu pula diyakini bisa mendapatkan pemimpin yang amanah. "Singkat kata, keterlibatan kita dalam pemilu (adalah) amal untuk mempercepat pembangunan," kata dia.

Mahasiswa, lanjut Suwarto, diingatkan bila sebagai negara yang unggul dan memiliki daya saing. Indonesia butuh sumber daya yang mumpuni. "Yang menguasai ilmu teknologi. Tapi itu juga tidak cukup, kita butuh keterlibatan membangun," imbuh dia.

Unsoed dan KPU melakukan kerja bareng untuk mengkampanyekan pesan kepemiluan. Ia berharap mahasiswanya memahami materi yang disampaikan selama KGTC. "Memahami sistem pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 untuk pilih presiden dan caleg," kata Suwarto. (*)

Terpopuler

To Top