Petugas Sempat Menutup Akses Jalan Menuju Mapolda Riau

man-headphones
Petugas melumpuhkan pelaku teror di Gedung Mapolda Riau. (Foto. ist/@NetizenTofa)

zonalima.com - WARGA Pekanbaru tak menyangka arus lalu lintas di bundaran patung Tugu Zapin, Jalan Sudirman, Jalan Sudirman, Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, dan Jalan Sumatera di sekitaran Markas Polisi Daerah (Mapolda) Riau dialihkan usai terjadinya serangan teror.

"Saya kaget kenapa jalannya ditutup. Kata orang-orang di sini ada teroris," kata pengendara bernama Teguh.

Melansir antara, kondisi jalan yang mengarah ke kantor Wali Kantor Pekanbaru. Polisi menghalau para pengendara dan mengatakan jalan ditutup. Banyak pengendara yang biasa melintasi simpang Jalan Sumatera menuju Jalan Gajah Mada kaget. Dan tak menyangka ada serangan teroris.

Petugas menganjurkan para pengendara untuk melewati jalur lain.

Selama terjadi penyerangan dua pelaku teror di Gedung Mapolda Riau, terjadi kemacetan yang memanjang pada sejumlah titik vital.

Serangan teror itu terjadi Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB saat Kapolda Riau Irjen Pol Nandang akan memberikan pers rilis pengungkapan kasus narkoba.

Tiba-tiba satu unit mobil Avanza warna putih menerobos masuk melalui gerbang sebelah utara.

Seorang anggota Provost Polda Riau terkapar dan dua wartawan yang akan meliput pers rilis juga terluka pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya akibat ditabrak mobil itu.

Setelah menabrak pagar pintu masuk Mapolda Riau, dua orang bersenjatakan samurai keluar dari mobil itu untuk menyerang polisi yang sedang berada di pos jaga.

Kedua pelaku sudah dilumpuhkan. (*)

Terpopuler

To Top