Ini Peran Strategis Penjabat Kepala Daerah Dalam Sukseskan Pilkada

man-headphones
Dirjen Otda Kemendagri, Sumarsono. (Foto: Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com – PENJABAT (Pj) kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota mempunyai peran strategis dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tak terkecuali di Pilkada Serentak Tahun 2018 ini. Selain, menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono mengatakan, salah satu peran strategis Pj kepala daerah itu adalah memastikan penyelenggaraan segenap urusan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan baik di tengah kontestasi Pilkada.

“Kemudian, membangun kehidupan demokrasi dengan bekerja sama dengan instansi terkait sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedewasaan politik masyarakat yang pada akhirnya berkorelasi dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan,” kata Sumarsono dalam konferensi pers “Penguatan Peran Penjabat Kepala Daerah Dalam Mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018” di kantor pusat Kemendagri Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Adapun peran strategis lainnya, jelas Sumarsono, memastikan dukungan kepada penyelenggara Pilkada, baik secara teknis maupun operasional terkait data kependudukan dan proses klarifikasi faktual. Menjamin dan memfasilitasi kelancaran alokasi anggaran yang telah disepakati dalam NPHD (Nota Perjanjian Hibah Daerah).    

Peran yang tak kalah pentingnya, lanjut Sumarsono, mengkonsolidasikan ASN (Aparatur Sipil Negara) agar senantiasa menjunjung netralitas dalam Pilkada serta menegakkan sanksi tegas jika ada yang melanggar.

“Juga membangun sinergi dengan aparat keamanan untuk menciptakan kondisi yang kondusif di masyarakat, cegah dini, penanganan konflik, maupun rehabilitasi pascakonflik,” kata Sumarsono yang juga menjabat sebagai Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar menambahkan, peran strategis Pj kepala daerah lainnya dalam menyukseskan Pilkada, yakni menciptakan suasana politik lokal yang damai (peace building) dan gembira dalam melangsungkan pesta demokrasi Pilkada. Hal ini tentu tidak lepas dari koordinasi dan kerja sama seluruh pihak di daerah, baik tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat serta LSM, pers, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), penyelenggara Pilkada, dan elemen masyarakat lainnya.

Selain itu, sambungnya, mencegah dan meminimalisir penyebaran berita hoax (berita bohong) dan kampanye hitam atau fitnah.

“Memberi dukungan kepada penyelenggara Pilkada dalam distribusi logistik Pilkada, termasuk pembersihan alat peraga kampanye pasangan calon di masa tenang,” ujarnya. (*)

Terpopuler

To Top