Lanjutkan Pembangunan Jalan Wisata Mandeh, Kementerian PUPR Alokasikan Rp127,83 Miliar

man-headphones
Kawasan Wisata Mandeh. (Foto: Ist/pu.go.id)

zonalima.com – KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali melanjutkan pembangunan jalan akses ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) di tahun 2018. Jalan akses ke destinasi wisata Mandeh sepanjang 41,18 kilometer itu ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Pada tahun 2017, telah diselesaikan pengaspalan jalan sepanjang 16 kilometer dengan lebar 6 meter.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang pengembangan kawasan wisata Mandeh yang dikenal dengan pulau-pulaunya yang eksotis dan wisata baharinya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilansir pu.go.id, Jumat (22/6/2018).

Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Sumbar telah melakukan penandatanganan dua kontrak dengan penyedia jasa di Kantor Kementerian PUPR Jakarta, Kamis (21/6/2018). Kedua kontrak itu yakni Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Akses Wisata Mandeh Lanjutan sepanjang 12,05 kilometer senilai Rp59,9 miliar dengan kontraktor PT. Lubuk Minturum Konstruksi Persada dan Paket Pekerjaan Penggantian, Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Berkala Jembatan Ruas Jalan Akses Wisata Mandeh untuk 12 jembatan dengan total panjang 245 meter senilai Rp12,7 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Pilar Prima Mandiri.

Penandatanganan kedua kontrak tersebut turut disaksikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Rahman Arief, Direktur Jembatan Iwan Zarkasi, dan Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Sugiyartanto.

Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, Kementerian PUPR sebagai pengguna barang/jasa dengan penyedia jasa harus kompak.

“Penyedia jasa harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana. Kalau tidak performed, akan dikenakan pinalti (denda). Patut diingat bahwa masyarakat sangat kritis atas pekerjaan yang kita lakukan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJN III Sumbar Syaiful Anwar mengatakan, jalan akses Wisata Mandeh menghubungkan Teluk Kabung-Sungai Pisang-Sungai Nyalo-Mandeh-Carocok-Tarusan. Pembangunan jalan guna mendukung destinasi wisata yang dijuluki Raja Ampat-nya Sumatera itu telah dimulai sejak tahun 2016.

“Kami harap PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Satker (Satuan Kerja) bekerja keras di lapangan, karena waktunya singkat, ditargetkan selesai akhir tahun 2018 namun pekerjaannya cukup banyak,” ujarnya. (*)

Terpopuler

To Top