Ini Pesan Mendagri kepada APPSI

man-headphones
Mendagri Tjahjo Kumolo menghadiri acara pengukuhan Ketua Umum APPSI di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (2/7/2018). (Foto: Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com – MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghadiri acara pengukuhan Ketua Umum Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (2/7/2018). Dalam sambutannya, Tjahjo pun menitipkan sejumlah pesan kepada jajaran pengurus APPSI yang baru dikukuhkan tersebut.

“Menjamin pemerintahan daerah yang bersih dari KKN dengan menghindari area rawan korupsi,” pesan Tjahjo.

Tjahjo juga berpesan, agar APPSI turut mendukung cipta kondisi stabilitas politik dalam negeri atas penyelenggaraan pembangunan daerah yang kondusif. Selaku Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), APPSI yang diisi oleh para gubernur seluruh Indonesia diharapkan secara terus-menerus melakukan koordinasi deteksi dini, pembinaan kerukunan, pengembangan kehidupan berdemokrasi dan pencegahan serta penanganan konflik sosial di daerahnya.

Pesan Tjahjo lainnya, APPSI diharapkan dapat menjamin sinergitas sasaran pokok pembangunan dan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam RPJMN menjadi prioritas dalam RPJMD terkait. Tak terkecuali, harmonisasi hubungan pusat-daerah dan antardaerah, penyesuaian alokasi anggaran pembangunan pusat dan daerah, serta optimalisasi potensi dan keanekaragaman daerah.

Pada awal sambutannya, Tjahjo mengatakan, APPSI yang dideklarasikan pada 6 Juni 2000 telah memberikan manfaat dan kontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Menjalankan fungsinya berlandasakan pada konstitusi negara, peraturan perundang-undangan, dan memelihara kesatuan dan persatuan bangsa dalam lingkungan NKRI.

APPSI, lanjut Tjahjo, bertujuan mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, percaya diri, kreatif dan bertangung jawab. APPSI merupakan wadah interaksi kepemimpinan pada tingkat nasional berkomitmen membangun pemahaman yang sama dan tajam.

“Membangun kerja sama, kemitraan yang saling menguntungkan, dan harmonis antara Pemprov dengan pemerintah,” ujarnya. (*)

Terpopuler

To Top