KM Lestari Maju Sengaja Dikandaskan, Sementara Korban Meninggal 29 Orang

man-headphones
KM Lestari Maju kandas di perairan Selayar Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Selasa (3/7/2018) siang, pukul 14:30 WITA. (Foto: Istimewa)

zonalima.com – DIREKTORAT Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, Kapal Motor (KM) Lestari Maju sengaja dikandaskan dan tidak tenggelam. Sebelumnya dikabarkan KM Lestari Maju tenggelam di perairan Selayar Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (3/7/2018) siang, pukul 14:30 WITA.

“Laporan yang disampaikan dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bulukumba disebutkan bahwa kapal tersebut kemasukan air karena cuaca buruk dan oleh nakhoda kapal sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam dan memudahkan evakuasi para penumpangnya,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Hubla Kemenhub, R. Agus H. Purnomo di Jakarta, Selasa.

Agus mengatakan, KM Lestari Maju tujuan Pamatata itu dinakhodai oleh Agus Susanto dan membawa 139 orang penumpang. Kapal dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang, Selayar. KM Lestari Maju merupakan Kapal jenis Ro-Ro yang melayani lintas penyeberangan Bira - Pamatata.

KM Lestari Maju turut membawa kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan 5 sebanyak 8 unit, dan kendaraan golongan 6 sebanyak 8 unit dengan jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan.

“Seluruh penumpang telah mengenakan jaket keselamatan (life jacket) serta telah mengikuti prosedur keselamatan di atas kapal dengan panduan dari Nakhoda dibantu kru kapal,” kata Agus berdasarkan informasi yang diterima zonalima.com.

Hingga Rabu (4/7/2018) dini hari, proses evakuasi para penumpang masih terus dilakukan. Beberapa KRI dari TNI turut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba dan BPBD Provinsi Sulsel, jumlah korban meninggal dunia hingga pukul 01:30 WITA sebanyak 29 orang. Jumlah korban selamat sebanyak 74 orang, dan sisanya masih dalam proses pencairan. Sebagian penumpang masih berada di kapal karena cuaca hujan dan gelombang tinggi. Evakuasi masih berlangsung. (*)

Terpopuler

To Top