Kemenperin Siapkan Insentif untuk Industri Pengolahan Susu Dalam Negeri

man-headphones
Menperin Airlangga Hartarto (kanan). (Foto: Ist/kemenperin.go.id)

zonalima.com - KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) sedang mengusulkan pemberian insentif bagi industri pengolahan susu (IPS) di dalam negeri agar semakin berdaya saing. Fasilitas fiskal tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku usaha yang telah menjalin kemitraan dengan para peternak sapi perah lokal dan menyerap banyak susu segar dalam negeri (SSDN).

“Tentu saja bagi industri yang melakukan upaya kemitraan akan diberi apresiasi dengan pemberian insentif. Namun, ada persyaratan kemitraan yang harus dipenuhi agar dapat mengajukan permohonan insentif ini,” kata Direktur Industri Minuman, Tembakau, Bahan Penyegar Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Agro Kemenperin, Abdul Rochim di Jakarta, akhir pekan lalu.

Pemberian insentif berupa bea masuk bahan baku ini diberikan sebagai salah satu upaya Kemenperin mendorong pengembangan industri pengolahan susu nasional. Selain itu, untuk menambah jumlah peternak sapi perah serta meningkatkan konsumsi susu agar masyarakat tetap sehat.

“Untuk industri yang banyak melakukan penyerapan susu segar dalam negeri dan dalam evaluasi kemitraannya saling menguntungkan bagi peternak, tentu akan kami fasilitasi bisa mendapat insentif ini,” kata Rochim.

Melalui kebijakan tersebut, Rochim optimistis, susu segar dalam negeri akan terus meningkat seiring dengan keperluan industri mendapatkan insentif bea masuk bahan baku yang lebih murah. Ia juga mengatakan, ambang batas pengajuan insentif bea masuk ini akan terus dinaikkan sebagai upaya mendorong industri memproduksi lebih banyak lagi susu segar dalam negeri.

“Mau tidak mau industri akan mengejar target insentif tersebut tiap tahunnya. Harapannya peningkatan kualitas dan produksi dari kemitraan juga terus terjadi sehingga susu segar dalam negeri akan jadi opsi utama bahan baku bagi industri,” kata Rochim.

Pemberian insentif ini pun merupakan salah satu poin yang dibahas dalam Rancangan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) tentang Pengembangan Industri Susu Nasional yang sedang disiapkan oleh Kemenperin.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya fokus memacu industri pengolahan susu di dalam negeri agar semakin meningkatkan produktivitas sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen, baik di pasar domestik maupun untuk ekspor. Oleh karena itu, pengembangan industri pengolahan susu perlu dilakukan melalui program kemitraan dengan peternak sapi perah secara terintegrasi.

“Program kemitraan tersebut,diharapkan membawa multiplier effect yang akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penyerapan tenaga kerja, sehingga mampu menyejahterakan masyarakat,” ujar Airlangga. (*/kemenperin.go.id)

Terpopuler

To Top