Terjadi Tubrukan Kapal di Konawe

man-headphones
Proses pencarian korban tubrukan kapal TB. Buana ekspress 10 dengan kapal general cargo KM. Bunga Melati 79 di perairan Selat Wawoni wilayah Konawe Kepulauan. (Foto: Istimewa)

zonalima.com - KEPALA Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, M. Israyadi membenarkan musibah tubrukan kapal TB. Buana ekspress 10 yang menggandeng TK. Golden way 3310 dengan kapal general cargo KM. Bunga Melati 79. Peristiwa tubrukan tersebut terjadi Kamis (19/7/2018) malam, pukul 21:00 WITA di perairan Selat Wawoni wilayah Konawe Kepulauan.

Kapal KM.Bunga Melati 79 berangkat dari Tarjun, Kalimantan Selatan (Kalsel) menuju Luwuk, Sulawesi Tenggara (Sultra) bermuatan semen 2500 ton. Sementara, kapal TB. Buana Ekspress 10 yang menggandeng TK Golden Way berangkat dari Kabaena Wilker, Bau-Bau, Sultra menuju Morowali, Sulawesi Tenggara (Sultra) bermuatan Nikel.

“Nakhoda KN.P.370 mendapatkan informasi dari agen kapal mengenai tubrukan KM. Bunga Melati 79 dengan TB. Buana Express 10 yang menggandeng TK Golden Way 3310 pada Kamis sekitar pukul 21:00 WITA di posisi 04 11` 350" S / 122 55` 297"E,” kata Israyadi dalam siaran persnya.

Israyadi mengatakan, setelah mendapatkan laporan terjadinya musibah tubrukan tersebut, Kapal Patroli KPLP KNP.370 langsung berkoordinasi dengan Kantor KSOP Kendari dan pihak terkait menuju lokasi tubrukan tersebut.

“Kapal KM Bunga Melati 79 yang membawa 17 orang awak kapal tersebut akhirnya tenggelam di selat Wawoni namun 16 orang awak kapal berhasil diselamatkan sedangkan 1 orang lagi masih proses pencarian,” kata Israyadi.

Dari 16 orang awak kapal KM Bunga Melati 79 yang berhasil diselamatkan, lanjutnya, sebanyak 12 orang telah dievakuasi oleh TB. Buana Express 10 yang langsung dibawa ke KSOP Kendari. Sedangkan 4 orang lagi dievakuasi dengan kapal TB. Harum 2 menuju pelabuhan morosi Langara Konawe.

“Terhadap musibah tersebut, KSOP Kendari telah melakukan BAPP kecelakaan kapal oleh tim investigasi KSOP Kendari dan Alhamdulillah awak kapal yang selamat saat ini telah ditampung sementara oleh KSOP Kendari,” kata Israyadi.

Sementara itu, surat-surat kapal KM. Bunga Melati 79 saat ini sudah diamankan di kantor KSOP Kendari.

Selanjutnya, Distrik Navigasi Kendari akan memberikan penandaan di lokasi musibah kecelakaan kapal tersebut untuk memastikan keselamatan pelayaran bagi kapal-kapal yang melintas di perairan tersebut.

Israyadi menambahkan, Sabtu (21/7/2018) pagi, pukul 04:30 WITA, kapal KNP. 370 kembali menuju lokasi kejadian dengan melibatkan unsur Basarnas dan personil Polair untuk mencari 1 orang korban awak kapal yang belum ditemukan. (*)

Terpopuler

To Top