Tahun 2019, Anggaran PKH Naik Hampir Dua Kalilipat

man-headphones
Mensos Idrus Marham usai diterima Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Selasa (24/7/2018). (Foto: Ist/setkab.go.id)

zonalima.com - PROGRAM Keluarga Harapan (PKH) dinilai sebagai program sosial yang paling efektif menekan angka kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah berencana akan menaikkan anggaran PKH hingga hampir dua kalilipat pada tahun 2019.

“Pada tahun 2019 sudah diusulkan, sesuai arahan Bapak Presiden, anggaran untuk Program Keluarga Harapan itu ditambah jadi dua kali lipat,” kata Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham usai diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (24/7/2018).

Pada tahun 2018, jelas Idrus, pemerintah telah mengalokasikan Rp17 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat PKH. Dan, pada tahun 2019 pengalokasian anggaran direncanakan sebesar Rp31 triliun.

Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) dan lembaga lainnya, lanjutnya, PKH merupakan program sosial yang paling efektif menekan angka kemiskinan. Hasil survei BPS menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan menjadi 9,82 persen dari 10,12 persen. Artinya, program-program yang dilakukan oleh pemerintah sangat sesuai dengan kebutuhan rakyat dan tepat sasaran.

Untuk peningkatan program PKH pada 2019 nanti pemerintah akan melakukan perbedaan sistem PKH.

“Kalau kemarin ini 2018 itu caranya masih sama rata, 2019 nanti itu tidak lagi sama rata tetapi besaran penerimaan setiap keluarga itu sangat tergantung pada bebannya,” kata Idrus.

Di sisi lain, kata Idrus, sinergitas antara kementerian dan lembaga menjadi faktor kedua tercapainya penurunan tingkat kemiskinan tersebut.

“Misalkan adalah Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menangani KIP, Kementerian Kesehatan (menangani) BPJS, kemudian juga Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria, Kementerian Desa, dan kementerian-kementerian lain betul-betul bersinergi untuk menangani bagaimana peningkatan kesejahteraan rakyat,” tutur Idrus seperti dilansir setkab.go.id.

Faktor yang paling penting, sambungnya, kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turun langsung ke bawah mengecek pelaksanaan program-program pemerintah yang ada.

“Tiga faktor inilah yang membuat bagaimana program-program kementerian-kementerian yang ada dilaksanakan secara efektif dan punya hasil penurunan angka kemiskinan,” ujarnya. (*)

Terpopuler

To Top