Kemendagri Fasilitasi Perekaman dan Pencetakan KTP-el di Yogyakarta

man-headphones
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagi, Zudan Arif Fakrulloh. (Ist. dukcapil.kemendagri.go.id)

zonalima.com – KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memfasilitasi perekaman dan pencetakan KTP elektronik (KTP-el) di Yogyakarta. Fasilitasi perekaman dan pencetakan KTP-el yang merupakan bagian dari program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) ini digelar di Komplek Kepatihan Yogyakarta.

 “Di Komplek Kepatihan ini Kemendagri melalui Ditjen Dukcapil juga akan memfasilitasi layanan KTP-el bagi seluruh penduduk Indonesia yang berada di Yogyakarta,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, Kamis (26/7/2018).

Zudan mengatakan, seluruh instansi penyelenggara pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Yogyakarta akan membuka loket pelayanan, yaitu Dinas Dukcapil Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman dan Kota Yogyakarta. Sesuai amanat Undang-Undang Adminduk, pelayanan KTP-el tetap dilaksanakan oleh Dinas Dukcapil kabupaten/kota se-DIY sebagai instansi pelaksana pelayanan Adminduk. Ditjen Dukcapil hanya membantu kelancaran pelayanan dengan menyediakan personel teknis, perangkat pelayanan, jaringan komunikasi data, serta penyediaan blangko KTP-el. 

Semua kendala terkait KTP-el, kata Zudan, akan dilayani selama pelaksanaan GISA.

“Mulai dari perekaman data KTP-el baru, perubahan elemen data, penggantian KTP-el hilang atau rusak, serta penggantian Surat Keterangan Pengganti KTP-el (Suket) dengan fisik KTP-el,” tutur Zudan. 

Untuk penduduk yang sudah melakukan perekaman dan sudah mendapatkan Suket dari Dinas Dukcapil, lanjut Zudan, silahkan menyertakan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Suket untuk mencetak blanko KTP-el. Jika KTP-el hilang, selain fotokopi KK, juga harus dilengkapi dengan surat keterangan hilang dari kepolisian.

“Bagi penduduk yang KTP-elnya rusak, silakan menyiapkan fotokopi KK serta fotokopi dan fisik  KTP-el yang rusak,” kata Zudan. 

Sementara bagi penduduk yang belum pernah melakukan perekaman data KTP-el, tambah Zudan, terutama bagi wajib KTP pemula, perekaman data bisa dilakukan cukup dengan menyertakan fotokopi KK. 

“Khusus untuk perekaman baru tidak bisa diwakilkan karena akan dilakukan perekaman secara langsung dengan penduduk yang bersangkutan,” ujar Zudan. (*)

Terpopuler

To Top