Mendagri Tekankan Pentingnya Menyamakan Visi Pembangunan Berkelanjutan

man-headphones
Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com - KONSOLIDASI demokrasi guna menyamakan visi pembangunan yang berkelanjutan sangatlah penting. Terutama, bagi pembangunan di daerah. Demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2018 di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Tjahjo mengatakan, calon kepala daerah (cakada) mempunyai janji politik yang disampaikan kepada pemilihnya dalam suatu daerah pada saat kampanye. Ketika mendapatkan amanah dari rakyat dengan terpilih menjadi kepala daerah, maka mereka harus menerjemahkan janji politiknya dalam program kerja. Baik itu program kerja jangka pendek, jangka menengah hingga program kerja jangka panjang.

“514 bupati/wali kota yang sudah selesai Pilkada ini, termasuk presiden dan wakil presiden yang terpilih di tahun depan, semua punya janji politik. Saya kira semua punya impian punya gagasan,” kata Tjahjo.

Konsolidasi demokrasi melalui pemilihan ini, jelas Tjahjo, pada gilirannya turut berperan besar dalam menjaga stabilitas daerah dan nasional. Rakornas Pengendalian Tim Inflasi 2018 diharapkan mempertegas jalan bagi kepala daerah melaksanakan berbagai program berkelanjutan dimaksud.

“Yang kedua, saya kira Insyaallah per hari ini kita Rakor Pengendalian Tim Inflasi 2018, dalam konteks pembangunan secara terpadu kita bisa menyanyikan lagu wajib kita dengan baik,” kata Tjahjo.

Lagu wajib dimaksud, lanjut Tjahjo, adalah dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau yang semuanya sambung-menyambung menjadi satu. Dan, itulah Indonesia yang sudah terwujud dalan 3 tahun terakhir dikebut oleh Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla. (*)

Terpopuler

To Top