Jokowi: Kantor BPN Sabtu, Minggu Tidak Libur

man-headphones
Presiden Jokowi menyerahkan 1.037 sertifikat tanah kepada warga Sumbawa dan sekitarnya, di Gedung Olahraga Mampis Rungan, Sumbawa, NTB, Senin (30/7/2018). (Foto: Ist/setkab.go.id)

zonalima.com - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerja keras mewujudkan program penerbitan 7 juta sertifikat pada 2018 ini dan 9 juta sertifikat tahun 2019. Mengurus sertifikat juga ngan berlama-lama, bertahun-tahun karena sudah bukan zamannya.

“Kantor BPN Sabtu, Minggu tidak libur, karyawannya kerja pagi siang sampai malam, memang melayani masyarakat harus seperti itu,” kata Jokowi pada acara penyerahan 1.037 sertifikat tanah kepada warga Sumbawa dan sekitarnya, di Gedung Olahraga Mampis Rungan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (30/7/2018).

Jokowi mengatakan, dirinya sudah memperingatkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, kantor wilayah (Kanwil) Kanwil BPN, dan kantor BPN agar berhati-hati saat mengurus setifikat yang berhubungan dengan rakyat.

“Harus dilayani dengan baik, harus dilayani dengan cepat,” tuturnya.

Kepada warga yang telah menerima sertifikat, Jokowi berpesan, agar diberi plastik sehingga kalau genting rumahnya bocor, sertifikatnya tidak rusak. Jokowi juga mengingatkan perlunya sertifikat tersebut difotokopi sehingga kalau aslinya hilang masih punya fotokopinya sehingga mengurus kembali ke kantor BPN menjadi mudah.

Sementara itu, kalau ingin “menyekolahkan” sertifikat ke bank, Jokowi berpesan, agar dikalkulasi dulu agar angsurannya tidak memberatkan.

“Jangan sampai karena salah hitung sertifikatnya yang diambil bank,” kata Jokowi seperti dilansir setkab.go.id.

Kalau dapat pinjaman Rp300 juta misalnya, lanjut Jokowi, jangan sampai Rp150 juta buat beli mobil. Sebaiknya, dana pinjaman itu digunakan untuk modal kerja.

“Gagah, nyetir mobil keluar masuk kampung. Enam bulan gagahnya, sertifikatnya juga hilang,” ujarnya. (*)

Terpopuler

To Top