Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2018 Mulai Dilantik Pertengahan September

man-headphones
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Ist/Puspen Kemendagri)

zonalima.com – KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyusun rencana pelantikan kepala daerah hasil dari Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) Tahun 2018. Kemendagri mendasarkan pelantikan kepala daerah terpilih sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo usai mengikuti Rapat Kabinet Paripurna mengenai Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2019 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

Rapat Kabinet dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan berlangsung secara tertutup. Hadir seluruh menteri Kabinet Kerja dan para kepala lembaga non kementerian.

“Sudah kita susun, tapi secara prinsip sebagaimana ketentuan undang-undang. Masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, wali kota tidak boleh dikurangi satu hari atau ditambah satu hari,” kata Tjahjo.

Mengenai penjadwalan pelantikan, Tjahjo menyebut dua pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih, yakni Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan dilantik tahun depan. Namun demikian, untuk daerah lain dimungkinkan pelantikan tercepat bisa dilakukan mulai pertengahan September 2018.

“Mudah-mudahan (mulai) pertengahan bulan depan,” kata Tjahjo seperti dilansir kemendagri.go.id.

Secara keseluruhan, pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2018 dibagi dalam tiga tahap. Terkait hal itu pula, Kemendagri pekan depan rencananya akan menyerahkan jadwal dan rencana pelantikan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

 

”Minggu depan akan (kami) serahkan ke Pak Mensesneg, nanti menyesuaikan dengan Bapak Presiden untuk gubernur. Untuk bupati/wali kota serentak nanti dilaksanakan oleh gubernur setelah dilantik,” ujar Tjahjo. (*)

Terpopuler

To Top